Jumpa lagi dengan Pondok Microsoft Office, semoga tidak bosan untuk terus belajar tentang microsoft office dengan kami sebagai pengganti kursus dan tutorial yang sudah ada.
Pernahkah anda mengolah data matematika? Dan bagaimana pengalaman anda mengerjakan dokumen/data tersebut?
Berikut ini adalah pengalaman kami dalam mengelola data berupa rumus matematika. Awalnya memang sulit dan merasa kebingungan dalam menerapkannya tapi setelah beberapa kali latihan dan praktik, yaaa akhirnya bisa juga dech..
Sebagai pengetahuan awal perlu diketahui bahwa fasilitas yang disediakan Microsoft Office untuk menulis data dan rumus matematika adalah Equation.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Letakkan kursor pada bagian yang akan di masukkan rumus matematika
2. Klik tab menu Insert
3. Pada kelompok Symbols klik Equation, sebagaimana gambar berikut;
4. Selanjutnya akan ditampilkan beberapa pilihan sebagai berikut:
5. Silahkan anda memilih jenis rumus yang di butuhkan, jika mau melihat lebih lanjut klik Scrool yang ada di sebelah kanan taskpane itu.
6. Salah satu rumus yang anda pilih nantinya akan tampil sebagai berikut:
7. Setelah ada yang dipilih, tulislah data yang ada secara pelan-pelan dan teliti.
8. Untuk kembali ke dokumen utama, anda tinggal klik di luar area equation.
Demikian sekilas tentang cara mengetik rumus matematika pada Microsoft Office Word. Semoga bermanfaat....silahkan mencoba.
Mengenal Tabel, Query, Form, dan Report pada Microsoft Office Access
Kesempatan kali ini Pondok Microsoft Office akan menjelaskan objek-objek yang terdapat pada program aplikasi basis data (Microsoft Office Access).
setelah memahami program Microsoft Access (data base) dengan lebih detail, kini saatnya mengetahui beberapa fasilitas yang bisa dikelola dalam program tersebut.
Sebagaimana yang sudah kita ketahui bersama bahwa di dalam Database Access terdapat beberapa objek yang bisa kita gunakan untuk mengelola data, yaitu Tabel, Query, Form, dan Report. Setiap bagian itu mempunyai fungsi sendiri-sendiri sesuai dengan tugasnya dan merupakan satu kesatuan, artinya dalam satu file kita bisa mengoperasikan satu atau lebih dari objek yang ada. Rangkaian inilah yang kemudian membentuk database yang utuh.
Dalam Program basis data yang juga penting untuk dipelajari adalah struktur data base, sehingga dalam mengelola data dan dokumen menjadi lebih cepat dan efesien.
Tabel, bagian dari data base yang bentuknya sama dengan lembar kerja program excel, yaitu berisi kolom dan baris dalam proses memasukkan data.
Lihat gambar contoh tabel
Query, fasilitas yang digunakan untuk melihat, mengubah, menganalisis, menyaring, dan menampilkan data yang memenuhi syarat/kriteria tertentu dari satu tabel atau lebih. Juga bisa digunakan untuk melakukan transaksi data (menambah, menghapus, mengubah, dll), melakukan sebuah penghitungan yang menggunakan formula atau rumus dan sebagai sumber data untuk record-record yang digunakan pad form maupun report.
Gambar tampilan query
Form, mengatur tampilan input data agar lebih menarik daripada hanya sekedar tabel, maka form bisa dibentuk sedemikia rupa sehingga lebih menarik, lebih mudah digunakan, dan lebih melindungi data. Form menggunakan bahasa pemograman, sehingga ditujukan untuk pengguna tingkat lanjut.
Gambar bentuk form
Report, yaitu sistem pelaporan yang digunakan ketika hendak menampilkan hasil laporan dari sebuah analisis data, baik berupa tabular, grafik maupun hasil-hasil perhitungan dan merupakan ekstrak dari basis data yang hasilnya dapat langsung dicetak melalui media printer, maupun ditampilkan ke layar monitor.
Gambar bentuk report
Sekian dulu pembahasan tentang objek=objek dalam basis data Microsoft Office Access, semoga bisa menambah pengetahuan dan menjadikan pengganti kursus tentang data base. Terimakasih....
Sumber tulisan diambil dari modul KKPI (LP2IP Yogyakarta) dan Wahana Komputer tentang Microsoft Office 2010.
setelah memahami program Microsoft Access (data base) dengan lebih detail, kini saatnya mengetahui beberapa fasilitas yang bisa dikelola dalam program tersebut.
Sebagaimana yang sudah kita ketahui bersama bahwa di dalam Database Access terdapat beberapa objek yang bisa kita gunakan untuk mengelola data, yaitu Tabel, Query, Form, dan Report. Setiap bagian itu mempunyai fungsi sendiri-sendiri sesuai dengan tugasnya dan merupakan satu kesatuan, artinya dalam satu file kita bisa mengoperasikan satu atau lebih dari objek yang ada. Rangkaian inilah yang kemudian membentuk database yang utuh.
Dalam Program basis data yang juga penting untuk dipelajari adalah struktur data base, sehingga dalam mengelola data dan dokumen menjadi lebih cepat dan efesien.
Tabel, bagian dari data base yang bentuknya sama dengan lembar kerja program excel, yaitu berisi kolom dan baris dalam proses memasukkan data.
Lihat gambar contoh tabel
Query, fasilitas yang digunakan untuk melihat, mengubah, menganalisis, menyaring, dan menampilkan data yang memenuhi syarat/kriteria tertentu dari satu tabel atau lebih. Juga bisa digunakan untuk melakukan transaksi data (menambah, menghapus, mengubah, dll), melakukan sebuah penghitungan yang menggunakan formula atau rumus dan sebagai sumber data untuk record-record yang digunakan pad form maupun report.
Gambar tampilan query
Form, mengatur tampilan input data agar lebih menarik daripada hanya sekedar tabel, maka form bisa dibentuk sedemikia rupa sehingga lebih menarik, lebih mudah digunakan, dan lebih melindungi data. Form menggunakan bahasa pemograman, sehingga ditujukan untuk pengguna tingkat lanjut.
Gambar bentuk form
Report, yaitu sistem pelaporan yang digunakan ketika hendak menampilkan hasil laporan dari sebuah analisis data, baik berupa tabular, grafik maupun hasil-hasil perhitungan dan merupakan ekstrak dari basis data yang hasilnya dapat langsung dicetak melalui media printer, maupun ditampilkan ke layar monitor.
Gambar bentuk report
Sekian dulu pembahasan tentang objek=objek dalam basis data Microsoft Office Access, semoga bisa menambah pengetahuan dan menjadikan pengganti kursus tentang data base. Terimakasih....
Sumber tulisan diambil dari modul KKPI (LP2IP Yogyakarta) dan Wahana Komputer tentang Microsoft Office 2010.
Cara-Cara Melakukan Select Data (Nge-Blok Dokumen) Microsoft Word
Pondok Microsoft
Office pada postingan ini akan memberikan
pemahaman dan pembahasan tentang Tata cara memilih (Select) data/dokumen.
Dalam mengelola dokumen, yang namanya memilih/nge-blok teks adalah sesuatu
yang sering kita lakukan, karena beberapa perintah pada program ini mengharuskan adanya objek/teks yang di blok/
dipilih/diselect terlebih dahulu agar perintah yang dilakukan bisa berfungsi.
Operasi nge-blok atau select data adalah ketika kita akan melakukan format pada objek tertentu, baik itu huruf, gambar, atau objek lainnya. Select (Nge-blok) berfungsi memastikan data atau objek tersebut sehingga tidak terjadi kekeliruan dalam mengoperasikan perintah.
Begitulah cara
dan sekaligus langkah-langkah di dalam memilih teks
pada dokumen Microsoft
Office Word, semoga menjadi
pengetahuan yang baru dan pengganti tutorial-tutorial lainnya. Terimakasih moga manfaat.
Operasi nge-blok atau select data adalah ketika kita akan melakukan format pada objek tertentu, baik itu huruf, gambar, atau objek lainnya. Select (Nge-blok) berfungsi memastikan data atau objek tersebut sehingga tidak terjadi kekeliruan dalam mengoperasikan perintah.
Microsoft Office Word dalam
hal ini memberikan
2 cara dalam
melakukan perintah itu.
1.
Memilih teks dengan
menggunakan Mouse. Cara ini
sering kita lakukan karena relatif lebih mudah
dan cepat. caranya adalah. Menunjuk kata awal kemudian klik,
tahan dan menyeretnya hingga kata terakhir. Maka kata
atau teks yang dipilih akan
terblok dengan ditandai warna hitam.
2.
Memilih teks dengan
menggunakan Keyboard. Dalam menggunakan keyboard ada beberapa pilihan
cara yang bisa kita lakukan
atau operasikan, antara lain:
a. Menekan tombol Shift + tanda panah kiri,
yaitu memilih satu karakter (huruf) ke kiri.
b.
Menekan tombol Shift + tanda panah kanan,
yaitu memilih satu karakter (huruf) ke kanan
c. Menekan tombol Shift + tanda panah ke
bawah, yaitu memilih satu baris
ke bawah
d.
Menekan tombol Shift + tanda panah ke
atas, yaitu memilih satu baris
ke atas.
e. Menekan tombol Shift + Ctrl + tanda panah kiri,
yaitu memilih satu kalimat ke
kiri
f. Menekan tombol Shift + Ctrl + tanda panah kanan,
yaitu memilih satu kalimat ke
kanan
g. Menekan tombol Shift + Ctrl + tanda panah bawah,
yaitu memilih satu paragrap ke
bawah
h. Menekan tombol Shift + Ctrl + tanda panah atas,
yaitu memilih satu paragrap ke
atas
i.
Menekan tombol Shift + End, yaitu memilih teks
sampai akhir baris.
j.
Menekan tombol Shift + Home, yaitu memilih teks
sampai awal baris
k. Menekan tombol Shift + Ctrl +
Home, yaitu memilih teks sampai awal
dokumen
l. Menekan tombol Shift + Ctrl +
End, yaitu memilih teks sampai akhir
dokumen.
m.
Menekan tombol Ctrl + A, yaitu memilih seluruh
teks dalam dokumen.
Berikut adalah contoh posisi teks
yang sudah di blok
Mencari Nilai Terkecil Dengan Rumus Excel MIN Microsoft Excel 2010
Rumus atau formula dalam Microsoft Office Excel sangat beragam nama dan fungsinya. Pada postingan yang lalu pondok microsoft office menjabarkan sekaligus memberi contoh penggunaan terhadap beberapa fungsi atau rumus berikut kegunaannya. Diantaranya penggunaan rumus Sum, Average,Max, dan lainnya. adapaun artikel kali ini adalah mencari nilai terkecil dari keseluruhan data yang ada. Kalau cara yang kita pakai manual, butuh waktu berapa menit/jam untuk mencarinya. Maka dalam hal ini excel menyediakan rumus untuk mencarinya sehingga hanya butuh waktu beberapa menit atau detik data yang kita butuhkan sudah ketemu secara otomatis.
Fungsi atau rumus yang di gunakan dalam kasus di atas adalah MIN, yaitu fungsi yang berguna untuk mencari nilai terkecil dari suatu range data tertentu. Adapun sintaks rumus tersebut adalah: Ø =Min(range) untuk mencari nilai terkecil dari suatu range data secara keseluruhan. Ø =Min(A1:A10) untuk mencari nilai terkecil dari suatu range data secara menurun. Ø =Min(A1:M1) untuk mencari nilai terkecil dari suatu range data secara mendatar. Selanjutnya bagaimana mengoperasikannya. Lihat contoh data di bawah ini:
Keterangan Ø Untuk mencari Nilai terendah selama 4 minggu adalah G5=Min(C5:F5) enter Rumus di atas berarti menggunakan penghitungan secara mendatar Ø Untuk mencari Nilai terendah per 1 Minggu adalah C15=Min(C5:C14) enter Rumus diatas berarti menggunakan penghitungan secara menurun Ø Untuk mencari Nilai terendah seluruh data yang ada yaitu H5=Min(C5:F14) enter Rumus diatas berarti menggunakan penghitungan secara keseluruhan Lihat hasil penghitungan rumus-rumus diatas sebagai berikut:
Demikian contoh penggunaan rumus MIN, barangkali bisa dijadikan pilihan tutorial pengganti kursus dalam mengoperasikan fungsi MIN dalam Microsoft Office Excel. Semoga manfaat.
Fungsi atau rumus yang di gunakan dalam kasus di atas adalah MIN, yaitu fungsi yang berguna untuk mencari nilai terkecil dari suatu range data tertentu. Adapun sintaks rumus tersebut adalah: Ø =Min(range) untuk mencari nilai terkecil dari suatu range data secara keseluruhan. Ø =Min(A1:A10) untuk mencari nilai terkecil dari suatu range data secara menurun. Ø =Min(A1:M1) untuk mencari nilai terkecil dari suatu range data secara mendatar. Selanjutnya bagaimana mengoperasikannya. Lihat contoh data di bawah ini:
Keterangan Ø Untuk mencari Nilai terendah selama 4 minggu adalah G5=Min(C5:F5) enter Rumus di atas berarti menggunakan penghitungan secara mendatar Ø Untuk mencari Nilai terendah per 1 Minggu adalah C15=Min(C5:C14) enter Rumus diatas berarti menggunakan penghitungan secara menurun Ø Untuk mencari Nilai terendah seluruh data yang ada yaitu H5=Min(C5:F14) enter Rumus diatas berarti menggunakan penghitungan secara keseluruhan Lihat hasil penghitungan rumus-rumus diatas sebagai berikut:
Demikian contoh penggunaan rumus MIN, barangkali bisa dijadikan pilihan tutorial pengganti kursus dalam mengoperasikan fungsi MIN dalam Microsoft Office Excel. Semoga manfaat.
Subscribe to:
Posts (Atom)








